
Mood Kalbar – Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kalimantan Barat menggelar aksi demonstrasi di kawasan Bundaran Universitas Tanjungpura (Untan), Pontianak, Kamis (18/7). Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah, mulai dari evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), kondisi ekonomi nasional, hingga keterlibatan TNI dalam sejumlah proyek pemerintah.
Massa aksi membawa spanduk, poster, serta melakukan orasi secara bergantian di lokasi demonstrasi. Mereka menilai berbagai kebijakan pemerintah perlu dikaji ulang agar lebih berpihak kepada masyarakat dan tetap berada dalam koridor reformasi serta supremasi sipil.
Turun Aksi Soroti Program MBG
Salah satu isu yang paling banyak disuarakan dalam aksi tersebut adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mahasiswa menilai program tersebut masih menyisakan berbagai persoalan yang perlu dievaluasi, baik dari sisi efektivitas anggaran maupun implementasinya di lapangan.
Menurut mereka, pemerintah perlu memastikan setiap program yang menggunakan dana negara benar-benar memberikan dampak langsung bagi masyarakat luas, terutama di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga.
Keterlibatan TNI dalam Proyek Pemerintah Dipertanyakan
Selain MBG, mahasiswa juga menyoroti semakin luasnya keterlibatan TNI dalam sejumlah sektor sipil. Mereka berpendapat bahwa TNI sebaiknya tetap fokus pada tugas utama di bidang pertahanan dan keamanan negara.
Dalam berbagai orasi, massa menekankan pentingnya menjaga prinsip supremasi sipil sebagaimana semangat reformasi yang selama ini menjadi fondasi demokrasi Indonesia.
Kondisi Ekonomi dan Harga Kebutuhan Pokok Jadi Sorotan
Aksi di Bundaran Untan juga diwarnai kritik terhadap kondisi ekonomi nasional. Mahasiswa menilai kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok dan tekanan terhadap daya beli masyarakat perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah.
Mereka meminta pemerintah lebih fokus pada kebijakan yang mampu menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat nilai tukar rupiah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Aksi Sempat Ricuh
Awalnya aksi demonstrasi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Arus lalu lintas di sekitar Bundaran Untan sempat melambat akibat konsentrasi massa, namun aktivitas masyarakat tetap berjalan normal. Namun sempat terjadi gesekan antara mahasiswa dengan aparat keamanan di lapangan.
Mahasiswa menegaskan aksi tersebut merupakan bagian dari penyampaian aspirasi yang dijamin dalam sistem demokrasi. Mereka berharap pemerintah dapat mendengarkan berbagai masukan yang disampaikan dan menjadikannya bahan evaluasi dalam penyusunan kebijakan ke depan.








