logo

The Perspective Of Kalimantan Barat

Iklan
Memuat Hari & Tanggal...
Kembali Kategori: Pontianak

Kualitas Udara Pontianak Memburuk, AQI Tembus Angka 1157

Muhammad Rizki 13 September 2026
Share:

Kualitas udara di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, mengalami perburukan setelah indeks kualitas udara melesat ke tingkat Berbahaya ekstrem pada Minggu (13/9/2026) pukul 11.00 WIB. Indeks Kualitas Udara mencatatkan angka fantastis di level 1157 dengan polutan utama PM2.5 sebesar 655.

Lonjakan polusi udara yang terbilang sangat melampaui ambang batas aman ini terjadi di tengah kondisi cuaca dengan suhu 36°C, kecepatan angin lambat 2 km/jam, dan kelembapan udara 41%. Jarak pandang semakin terganggu dan aktivitas warga semakin terbatas akibat tebalnya kabut asap yang mengancam kesehatan.

Proyeksi Kualitas Udara Terjebak di Tingkat Ekstrem

Berdasarkan prakiraan per jam dari 5 stasiun pemantau, tingkat pencemaran udara di wilayah Pontianak diproyeksikan masih berada di level empat digit dan tiga digit angka tertinggi hingga sore hari:

  • 12.00 WIB: AQI 1076 (35°C, Angin 11km/jam, Kelembapan 47%)
  • 13.00 WIB: AQI 993 (32°C, Angin 15 km/jam, Kelembapan 57%)
  • 14.00 WIB: AQI 910 (30°C, Angin 14 km/jam, Kelembapan 64%)
  • 15.00 WIB: AQI 827 (33°C, Angin 13 km/jam, Kelembapan 52%)
  • 16.00 WIB: AQI 743 (33°C, Angin 11 km/jam, Kelembapan 52%)
  • 17.00 WIB: AQI 660 (31°C, Angin 10 km/jam, Kelembapan 60%)

Ancaman Darurat Kesehatan Publik

Konsentrasi PM2.5 yang menyentuh 655, menandakan bahwa racun partikel kabut asap tebal menyelimuti ruang udara pemukiman. Kondisi ini membawa risiko paparan tingkat berat yang sangat berbahaya bagi seluruh lapisan warga tanpa terkecuali.

Baca Juga  Anggaran Karhutla 60 M, Relawan: Nyatanya Warga Bantu Warga