
Kualitas layanan distribusi air bersih di Kabupaten Kubu Raya kembali dikeluhkan warga. Kali ini, seorang warga kawasan Sungai Raya Dalam atau (Serdam) menyampaikan keluhannya terkait kondisi pasokan air dari PDAM Tirta Raya yang berubah keruh dan berlumpur pada Rabu (16/9/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WIB, sehingga tidak layak untuk konsumsi harian.
Melalui unggahan di media sosial yang ditujukan langsung ke akun resmi PDAM Tirta Raya (@halotukangledengtirtaraya), Yuniarti menegaskan pentingnya keandalan layanan air minum sebagai penunjang kebutuhan primer masyarakat.
Desalinasi untuk Air Keruh
Melihat permasalahan kualitas air yang dinilai berulang, Yuniarti menyarankan pihak pengelola PDAM Tirta Raya untuk mempertimbangkan instalasi pengolahan air, salah satunya dengan mengadopsi teknologi desalinasi sebagai solusi jangka panjang krisis air bersih di daerah tersebut.
“Air bersih kebutuhan dasar. Ada alat untuk menjernihkan/menawarkan air laut namanya mesin desalinasi. Gimana cara minta tolongnye ye? PDAM Kubu Raya teknologi seperti ini diadakanlah,” tulis Yuniarti dalam narasi unggahannya.
Saran ini berdasar pada prinsip kerja teknologi desalinasi air laut yang bertumpu pada proses penyaringan khusus untuk memisahkan kandungan garam dan mineral berlebih. Hasil dari filtrasi canggih ini adalah air bersih berkualitas tinggi yang aman digunakan untuk pemenuhan konsumsi manusia, kebutuhan domestik, hingga pemanfaatan sektor pertanian dan peternakan.
Ketahanan Pasokan Air Bersih
Perlu diketahui, dilansir dari adikatirtadaya.co.id, teknologi desalinasi sendiri adalah cara penyaringan khusus untuk mengurangi kadar garam berlebih sehingga dapat menghasilkan air bersih yang menjadi aman dikonsumsi manusia, hewan, maupun tumbuhan.
Cara ini menjadi terobosan yang praktis di berbagai wilayah pascabencana atau area yang rentan mengalami keterbatasan sumber air baku. Misalnya, pengaplikasian yang pernah diandalkan saat bencana Tsunami Aceh 2004 silam, di mana Pemerintah Australia menyiagakan unit desalinasi portabel untuk menyediakan pasokan air minum darurat bagi puluhan ribu penyintas.
Hingga saat ini, warga terdampak di kawasan Sungai Raya Dalam berharap manajemen PDAM Tirta Raya Kubu Raya segera merespons keluhan teknis di lapangan, membenahi sistem pengolahan air minum, serta melakukan evaluasi menyeluruh atas keandalan infrastruktur air bersih bagi masyarakat.