
Seorang netizen di Kalimantan Barat menarik perhatian warganet setelah menuliskan contoh narasi laporan yang ideal untuk Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai laporan kepada Presiden Republik Indonesia terkait kondisi di Kalimantan Barat. Kamis, 24/09/2026.
Netizen bernama Abdul Malik Nugroho menyampaikan saran narasi tersebut melalui kolom komentar unggahan media sosial moodkalbar mengenai laporan Kepala BNPB situasi bencana kepada Presiden bahwa kondisi di tengah kabut warga Kalimantan Barat berjalan normal dan tidak ada yang terganggu.
“Kami pastikan roda kehidupan masyarakat ini berjalan normal. Jadi lalu lintas, toko-toko, rumah makan dan lain sebagainya juga biasa, Bapak Presiden, tidak ada yang terganggu. Hanya memang untuk keluar masuk khususnya di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat ini yang sedikit terganggu,” kata Suharyanto, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (23/9/2026).
Menanggapi pernyataan tersebut, Abdul terketuk untuk memberikan contoh struktur penyampaian laporan yang menurutnya runtut, lugas, serta mencakup dampak nyata di lapangan. Ia membuka narasi dengan mewakili perhatian masyarakat Kalimantan yang menghadapi bencana kabut asap dan kekeringan.
”Berdasarkan pemantauan yang kami lakukan, kabut asap disertai kekeringan telah membawa dampak nyata bagi kehidupan masyarakat,” penggalan tulisan Abdul Malik dalam komentar postingan moodkalbar.com sebelumnya.
Abdul juga merincikan bahwa bencana kabut asap dan kekeringan mengganggu pertumbuhan tanaman sayur-mayur. Kondisi tersebut menyebabkan ketersediaan bahan pangan menurun dan memicu kenaikan harga sayur di pasar-pasar lokal. Akibatnya, para ibu rumah tangga mengeluhkan kenaikan kebutuhan harian.