
Seorang bidan di pedalaman Kalimantan Barat harus menempuh perjalanan penuh tantangan saat mengantar pasien rujukan melahirkan.
Tepatnya di Desa Sunge Bengaras, Kecamatan Hulu Sungai, Kabupaten Ketapang sang bidan (dengan nama akun bidanoxystocin) ini memilih mengarungi jalur sungai menggunakan speedboat demi mempercepat waktu tempuh menuju Puskesmas. Senin, 28/09/2029.
Oxi menuturkan, untuk jalur darat, dibutuhkan waktu kurang lebih empat jam perjalanan. Untuk itu, ia memilih jalur sungai untuk mempercepat rute dengan waktu kurang lebih dia jam.
“Pilih jalur air itu cuma dua jaman, kalau jalur darat lama, sekitar 4 jam perjalanan dari Pustu menuju Puskesmas.” ujarnya kepada redaksi moodkalbar.com pada Rabu, 30/09/2026.
Meski perjalanan laut atau jalur air memakan waktu hingga dua jam, menurtnya, rute ini masih jauh lebih cepat ketimbang jalur darat dari Pustu ke Puskesmas yang membutuhkan waktu sampai empat jam. Selama mengarungi sungai, bidan tersebut terus menjaga dan memegang cairan infus pasien demi memastikan kondisi keselamatan pasien tetap terjaga.
Selain terkait transportasi, ia juga berharap kepada Pemerintah untuk di berikan penambahan tenaga medis di Pedesaan dikarenakan kurangnya nakes.
”Pesan untuk pemerintah mohon juga diberikan penambhan tenaga medis di pedesaan hulu sungai karena sangat minim kekurangan sekali nakes, karena setiap warga mau berobat atau mau melahirkan merka susah untuk mencari tenaga kesehatan. Walaupun ada bidan nya tidak semua desa ada nakesnya paling hanya 1-2 nakes yang ditempatkan disetiap desa.” harapnya.