
Momen perjuangan dramatis terjadi saat petugas Puskesmas Parit Timur, Desa Bengkarek, Kecamatan Sungai Ambawang, harus merujuk pasien dalam kondisi darurat menuju rumah sakit di kawasan perkotaan pada Kamis (1/9/2026).
Keterbatasan fasilitas seperti akses jalan di wilayah pedalaman Kabupaten Kubu Raya tersebut memaksa tenaga kesehatan (nakes) bersama warga bertarung dengan waktu.
Insiden ini mengemuka setelah seorang nakes setempat mengabadikan proses evakuasi dua orang pasien, yakni seorang ibu yang hendak melahirkan dan seorang pasien lanjut usia (lansia).
Evakuasi Pasien Lewati Perkebunan hingga Speedboat
Dalam rekaman video yang diunggah, tampak warga setempat bahu-membahu menggotong pasien secara manual melintasi jalan setapak di area perkebunan yang sulit dilalui kendaraan roda empat.
Setibanya di bibir sungai, nakes melanjutkan proses rujukan menggunakan sarana transportasi speedboat. Jalur perairan menjadi satu-satunya alternatif tercepat untuk menembus jarak menuju rumah sakit rujukan di pusat kota, dengan waktu tempuh perjalanan air mencapai kurang lebih dua jam.
Nakes Desak Pembangunan Infrastruktur Layak hingga Pelosok
Proses rujukan yang memakan waktu lama dan berisiko tinggi bagi keselamatan pasien ini memicu keprihatinan dari para nakes di lapangan. Salah seorang nakes dalam video tersebut secara terbuka menyampaikan harapannya semoga dalam waktu dekat jalan transportasi darat tersebut dapat diakses kendaraan ambulans guna menjamin hak dasar kesehatan bagi masyarakat pedalaman.