
Ketebalan kabut akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat membuat Pesawat Garuda Indonesia tujuan Pontianak gagal mendarat. Rabu, 02/09/2026.
Beredar informasi Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA500 rute CGK Jakarta-PNK Pontianak gagal bisa mendarat di Bandara Supadio Pontianak imbas kabut asap tebal. Sehingga mengahurskan penerbangan putar haluan kembali lagi ke Bandara Soekarno Hatta, Jakarta.
Garuda Indonesia Gagal Mendarat
Pihak maskapai Garuda Pontianak, Ade Wahyuning, setelah dikonfirmasi Redaksi moodkalbar.com membenarkan berita tersebut. Menurutnya, ketebalan kabut asap menjadi penyebab utama sehingga pesawat dipaksa memutar haluan karena dikhawatirkan terjadi hal yang tak diinginkan.
“Benar. Dan untuk rencana terbang kembali ke Pontianak masih menunggu cuaca lebih baik. Estimasi terbang kembali untuk GA500 Jakarta-Pontianak diperkirakan pukul 10.40 WIB.” jelasnya kepada moodkalbar.com.
Hal ini disebabkan oleh tebalnya kabut asap akibat kebakaran hutan lahan di Kalimantan Barat dan jarak pandang yang sangat terbatas hingga memutuskan untuk menjaga keamanan dan keselamatan penerbangan.
Kualitas Udara Belum Normal
Seluruh daerah di Kalimantan Barat memiliki kualitas udara dibawah batas normal akibat kabut asap. Hingga hari ini, kualitas udara di beberapa wilayah mengalami peningkatan dari beberapa hari sebelumnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lanjutan terkait keberangkatan ulang maskapai tersebut. Warga diharapkan mengurangi aktivitas diluar ruangan dan tetap menjaga stabilitas kesehatan hingga situasi kembali membaik. Semoga, kabut asap segera berlalu dan menyikapi situasi ini dengan bijak.