logo

The Perspective Of Kalimantan Barat

Iklan
Memuat Hari & Tanggal...
Kembali Kategori: Kayong Utara

Asap Kian Pekat di Kayong Utara, Norsan: Limpahan dari Kalteng

Author 27 September 2026
Share:

Kondisi bencana kabut asap yang menimpa wilayah selatan Kalimantan Barat kian memprihatinkan. Dalam kunjungan Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan ke Kabupaten Kayong Utara pada Senin (21/9/2026), situasi paparan asap di daerah tersebut dilaporkan terus memburuk dari hari ke hari.

Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya mengungkapkan secara langsung kondisi terkini di wilayahnya saat mendampingi peninjauan lapangan bersama jajaran Pemprov Kalbar.

“Jika dibandingkan dengan hari sebelumnya, kondisi hari ini makin pekat,” ujar Romi.

Ria Norsan Sebut Pergerakan Angin dari Kalteng

Menanggapi memburuknya kualitas udara di Kayong Utara dan sekitarnya, Gubernur Ria Norsan menilai bahwa penumpukan kabut asap pekat yang terjadi di Kalimantan Barat tidak semata-mata dipicu oleh titik api lokal, melainkan juga akibat dampak limpahan asap dari provinsi tetangga, Kalimantan Tengah.

Norsan menjelaskan bahwa faktor arah dan kecepatan angin menjadi penyebab utama terdorongnya emisi asap pembakaran hutan dan lahan dari wilayah Kalteng menuju area selatan dan barat Kalbar.

“Kalau saya bisa mengatakan asap ini tidak hanya dari Kayong Utara saja, tapi ini juga limpahan dari Kalimantan Tengah yang daerahnya berdekatan dan anginnya mengarah ke kita, dari Kalteng ke Ketapang dan Kayong Utara dan dari sini mengarah ke Pontianak,” terang Ria Norsan.

Lintasan Asap Jalur Poros Selatan hingga Pontianak

Penjelasan Norsan menggarisbawahi pola pergerakan polutan lintas batas Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara, sebelum akhirnya berhembus melintasi koridor utara hingga mengepung wilayah aglomerasi Kota Pontianak.

Baca Juga  First Time! MTQ Ke-34 di Kalbar Digelar dengan Suasana Pantai

Kondisi ini menegaskan perlunya koordinasi pemadaman lintas provinsi serta penanganan cepat tanggap di titik-titik perbatasan untuk menahan pergerakan kabut asap agar tidak semakin melumpuhkan kehidupan masyarakat di Kalimantan Barat.