
Suasana malam di Kota Pontianak mendadak riuh dan bercahaya. Ribuan masyarakat tumpah ruah ke jalanan untuk menyaksikan Pawai Obor raksasa dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H. Senin, 16/02/2026.
Namun, ada satu pemandangan yang paling menyedot perhatian netizen dan warga setempat: Atraksi lincah para pemuda mayoret.
Aksi Kreatif yang “Keren Parah” berbeda dari pawai biasanya, barisan mayoret pria ini tampil dengan penuh percaya diri dan skill yang mumpuni. Mengenakan kostum yang megah dengan detail ornamen khas, mereka menunjukkan kepiawaian memainkan tongkat mayoret di sepanjang rute pawai.
Berbeda dari pawai biasanya, barisan mayoret pria ini tampil dengan penuh percaya diri dan skill yang mumpuni. Mengenakan kostum yang megah dengan detail ornamen khas, mereka menunjukkan kepiawaian memainkan tongkat mayoret di sepanjang rute pawai.
Aksi ini tidak hanya sekadar formalitas, tetapi menjadi hiburan visual yang segar bagi warga Pontianak yang rindu akan kemeriahan tradisi lokal.
“Keren banget! Biasanya kan mayoret identik dengan perempuan, tapi pemuda-pemuda ini membuktikan kalau mereka juga bisa tampil sangat atraktif dan energik,” ujar salah satu warga yang menyaksikan di pinggir jalan.
Pawai obor di Kalimantan Barat, khususnya Pontianak, memang sudah menjadi agenda tahunan yang dinanti. Selain sebagai simbol kegembiraan menyambut bulan puasa, acara ini juga menjadi wadah bagi pemuda setempat untuk mengekspresikan kreativitas mereka dalam seni pertunjukan jalanan.

