
Pontianak – Sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi di Kalimantan Barat, Kota Pontianak membutuhkan kepemimpinan yang bervisi kuat dan memahami seluk-beluk tata kota.
Sosok di balik kemajuan infrastruktur dan pelayanan publik yang kita nikmati hari ini adalah Ir. H. Edi Rusdi Kamtono, M.M., M.T.Ir. Edi Rusdi Kamtono, MM, MT, lahir di Pontianak, Kalimantan Barat, 17 Oktober 1963. Pria yang mengawali karier di pemerintahan sebagai pegawai negeri pada tahun 1992 ini lahir dari pasangan H. Buskamnoor dan Hj. Rukiyah.
Perjalanan kariernya yang panjang di dunia birokrasi menjadikan beliau figur yang sangat lekat dengan pembangunan Kota Khatulistiwa. Mari kita mengenal lebih dekat profil dan rekam jejak Wali Kota Pontianak ini.
Latar Belakang Pendidikan dan Keahlian
- SDN 03 Pontianak Tahun 1975
- SMPN 3 Pontianak Tahun 1979
- SMA N 6 Bandung Tahun 1983
- S1 Universitas 11 Maret Surakarta, Teknik Arsitektur Tahun 1990
- S2 Universitas Tanjung Pura Pontianak, Manajemen Tahun 2002
- S2 Universitas Tanjung Pura Pontianak, Teknik Sipil Tahun 2008
Rekam Jejak Karier di Pemerintahan
Edi Rusdi Kamtono (Bang Edi) bukanlah orang baru di Kota Pontianak. Beliau telah menjalani jenjang karir yang tidak diragukan lagi di sektor pemerintahan. Berikut adalah jejal kariernya di pemerintahan:
- Staf Dinas Pekerjaan Umum Kodya Pontianak.
- Plt Kasi Jalan, Jembatan dan Gedung daerah, Dinas Pekerjaan Umum Kodya Pontianak.
- Kasi Jalan dan Jembatan dan Gedung Daerah, Dinas Pekerjaan Umum Kodya Pontianak.
- Kasi Jalan dan Jembatan, Dinas Prasarana Kota Pontianak.
- Plt Ka Sub Din Jalan dan Jembatan, Dinas Prasarana Kota Pontianak.
- Pj Ka Sub Din Jalan dan Jembatan, Dinas Prasarana Kota Pontianak.
- Pj Kepala Dinas Dinas Pekerjaan umum Kota Pontianak.
- Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Pontianak.
- Wakil Wali Kota Pontianak.
- Wali Kota Pontianak.
Ir. Edi Rusdi Kamtono, MM, MT, menikah dengan Dra. H. Yanieta Arbiastutie, Msc. Apt dan memilili tiga orang anak: M. Irfan Oktodiar, Reyhan Pradipta dan Farrel Andita.
Di bawah kepemimpinannya, Pontianak memiliki wajah baru. Penataan trotoar yang ramah pejalan kaki di sepanjang Jalan Ahmad Yani, pembangunan ruang terbuka hijau, hingga digitalisasi layanan publik adalah gebrakan baru di masa pemerintahannya. Beliau percaya bahwa pembangunan fisik harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakatnya.

