
Menjelang hari raya Idul Fitri, ucapan “Minal Aidin Wal Faizin” mulai ramai terdengar, baik secara langsung maupun melalui pesan singkat. Namun, tahukah Anda bahwa masih banyak yang bingung bagaimana cara membalas ucapan tersebut dengan benar?
Agar tidak salah kaprah dan bisa menyambung silaturahmi dengan lebih baik, yuk simak arti dan jawaban yang tepat berikut ini.
Apa Arti Minal Aidin Wal Faizin?
Banyak yang mengira kalimat ini berarti “Mohon Maaf Lahir dan Batin”. Padahal, secara harfiah dalam bahasa Arab, Minal Aidin Wal Faizin memiliki arti: “(Semoga kita) termasuk golongan orang-orang yang kembali (kepada fitrah/kesucian) dan golongan orang-orang yang menang.”
Kalimat ini sebenarnya adalah potongan dari doa yang lebih panjang, yaitu “Ja’alanallahu minal aidin wal faizin” yang berarti “Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang kembali dan menang.”
Jawaban yang Tepat
Karena ucapan tersebut mengandung doa, maka jawaban yang paling pas adalah mengamini doa tersebut atau membalasnya dengan doa yang serupa. Berikut beberapa pilihan jawabannya:
- “Aamiin, ya Rabbal Alamin”
Ini adalah jawaban paling sederhana untuk mengamini doa agar kita termasuk golongan orang yang kembali suci dan menang melawan hawa nafsu selama Ramadhan. - “Kullu ‘am wa antum bikhair”
Jawaban ini juga sangat populer di Timur Tengah, yang artinya: “Semoga Anda berada dalam kebaikan sepanjang tahun.” - Membalas dengan Ucapan yang Sama
Anda juga bisa membalas dengan mengucapkan kembali “Minal Aidin Wal Faizin” sebagai bentuk saling mendoakan antar sesama muslim. - “Taqabbalallahu Minna Wa Minkum”
Secara tradisi sahabat Nabi, ucapan ini adalah yang paling utama. Artinya: “Semoga Allah menerima (amal ibadah) dari kami dan dari kalian.” Anda bisa menjawabnya dengan “Taqabbal ya Karim” (Terimalah, wahai Allah yang Maha Karim).
Mohon Maaf Lahir dan Batin
Meskipun Minal Aidin Wal Faizin bukan berarti permohonan maaf, di Indonesia kedua kalimat ini sudah menjadi satu kesatuan tradisi. Jadi, tidak ada salahnya jika Anda tetap menyertakan kalimat “Mohon Maaf Lahir dan Batin” setelah menjawab doa tersebut.
Lebaran adalah momen untuk saling mendoakan dan memaafkan. Sekarang Anda tidak perlu bingung lagi harus menjawab apa saat ada kerabat atau teman yang mengucapkan selamat Idul Fitri.

