
Merayakan Hari Kanker Sedunia 2026, RSUD dr. Soedarso bersama Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kalimantan Barat menyelenggarakan Seminar Awam sekaligus aksi nyata berupa skrining deteksi dini kanker leher rahim dan tumor payudara. Rabu, 11/02/2026. Langkah ini mempertegas komitmen kedua lembaga dalam membangun kesadaran masyarakat akan krusialnya pencegahan dan deteksi dini.
Dalam seminar tersebut, para tenaga medis dan ahli dari organisasi profesi berbagi edukasi mendalam mengenai faktor risiko, mengenali gejala awal, serta mendorong masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan.
Ketua YKI Cabang Kalimantan Barat, Windy Prihastari, mengingatkan bahwa kanker masih menduduki posisi sebagai salah satu penyebab kematian tertinggi, baik secara global maupun nasional.
“Mengacu pada proyeksi data dunia yang terus meningkat, penting kiranya menggencarkan upaya promotif dan preventif secara berkelanjutan.” ujarnya.
Kondisi di Kalimantan Barat pun menunjukkan tren serupa. Berdasarkan data SIRS Online 2025, rumah sakit di wilayah ini paling banyak menangani kasus kanker payudara (1.545 pasien) dan kanker serviks (708 pasien). Selain dampak kesehatan, kanker juga menguras finansial negara; BPJS mencatat biaya pengobatan kanker mencapai Rp3,5 triliun, menjadikannya penyakit katastropik termahal kedua setelah penyakit jantung.
Mengusung tema “United by Unique: Indonesia Satu Melawan Kanker”, Direktur RSUD dr. Soedarso, Hary Agung Tjahyadi, menyampaikan bahwa momentum Hari Kanker Sedunia tahun ini membawa kabar baik bagi warga Kalimantan Barat. Kini, masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke luar daerah untuk mendapatkan perawatan intensif.
”RSUD dr. Soedarso telah menyediakan layanan kemoterapi sejak tahun 2022. Melengkapi fasilitas tersebut, Gedung Radioterapi pun telah beroperasi secara resmi sejak 2024, memberikan akses pengobatan yang lebih dekat, cepat, dan terintegrasi bagi para pejuang kanker di Bumi Khatulistiwa.” paparnya.
- Mengenal Pemimpin Kota Khatulistiwa: Profil Wali Kota Pontianak
- Pelaku Pencurian Sound System Gereja di Tayan Hulu Dibekuk dalam 24 Jam
- Pemprov Kalbar Siapkan Anggaran 20 Miliar untuk Jembatan Keraton
- Sebagai Penyangga Ibu Kota Provinsi, Sujiwo Minta Perhatian Lebih ke Kubu Raya
- Tanggapi Video Jalan Viral di Sintang, Gubernur: Pasti Ada Pemainnya!
i

