
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Barat terus menunjukkan komitmen nyata dalam menciptakan aparatur pemerintah yang bersih. Melalui kolaborasi strategis bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dan TANJAK Kalbar, BPSDM menggelar kegiatan penguatan integritas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
Kegiatan ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi secara mendalam serta memperkuat budaya kerja yang jujur, transparan, dan akuntabel. Sinergi ini diharapkan menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di wilayah Kalimantan Barat.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Barat, Ibu Windy Prihastari, S.STP., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa pengembangan SDM bukan sekadar meningkatkan kompetensi teknis, tetapi yang terpenting adalah menjaga moralitas dan integritas sebagai pelayan masyarakat.
Pentingnya peran kepemimpinan dan kolaborasi komunitas juga dipertegas melalui keynote speech yang disampaikan oleh Ketua TANJAK Kalbar, Ersa Tri Fitriasari, M.Si.
Puncak acara diisi dengan penyampaian materi utama yang menghadirkan narasumber ahli di bidangnya: Sugiarto, SE., MM. (Kasatgas Sertidaya KPK RI) dan Via Nurita Dolok, SH., MH. (PAKSI Kalimantan Barat)
Diskusi interaktif yang dipandu oleh moderator Sudarto, S.Kp., M.Pd. dari PAKSI Kalbar ini membahas tuntas mengenai strategi pencegahan korupsi di lingkup birokrasi serta peran sertifikasi penyuluh antikorupsi dalam menjaga ekosistem kerja yang sehat.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan lahir generasi ASN yang tidak hanya profesional dan cakap dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki benteng integritas yang kuat. Dengan integritas yang tinggi, setiap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dapat dipertanggungjawabkan dan bebas dari praktik-praktik yang merugikan negara.
”Integritas adalah kunci utama dalam setiap langkah pelayanan publik. Dengan kolaborasi ini, kita optimis Kalimantan Barat dapat mencetak SDM unggul yang berintegritas tinggi.” tegas Kepala BPSDM Kalbar.

