logo

The Perspective Of Kalimantan Barat

Iklan
Memuat Hari & Tanggal...
Kembali Kategori: Ketapang

Sulit Akses Listrik, Nakes di Desa Sunge Bengaras Rakit Alat Sendiri

Author 1 Oktober 2026
Share:

‎Keterbatasan fasilitas tak menyurutkan langkah tenaga kesehatan (nakes) di daerah terpencil untuk menyalurkan pelayanan medis bagi warga. Kamis, 01/09/2026.
‎
‎Seorang nakes, Oxy, di Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Sunge Bengaras membagikan ceritanya saat alami kesulitan listrik dalam menangani seorang pasien anak yang menderita batuk berdahak dan sesak napas selama hampir sepekan.

‎”Demi mengoperasikan peralatan medis di ruangan yang minim pencahayaan, saya terpaksa merangkai inverter daya 500 Watt yang terhubung langsung ke aki kendaraan. Alat konverter tersebut mengubah arus searah (DC) 12 Volt dari aki menjadi arus bolak-balik (AC) 220 Volt.” kata Oxy kepada redaksi moodkalbar.com
‎
‎Bermodalkan Tenaga Surya dan mesin genset, rangkaian sederhana tersebut menjadi tumpuan utama untuk menyalakan lampu penerangan ruangan, mengaktifkan alat pemeriksaan dasar, serta mengisi ulang baterai berbagai perangkat medis yang dibutuhkan selama penanganan pasien.
‎
‎”Di ruang pemeriksaan bersahaja dengan bentangan kabel seadanya, pelayanan medis tetap berjalan optimal. Tugas tetap utama, memeriksa kondisi fisik pasien, mencatat riwayat penyakit, memberikan pertolongan pertama, hingga menyiapkan rujukan bagi pasien yang memerlukan tindakan medis lanjutan.” lanjutnya
‎
‎Tak sampai di situ, ia menjelaskan bagaimana akses mobilitas dari Pustu menuju Puskesmas induk pun terbilang menantang. Untuk merujuk pasien, katanya, petugas harus menempuh perjalanan selama 2 jam menggunakan jalur transportasi air atau hingga 4 jam apabila melintasi jalur darat.
‎
‎”Melalui perjuangan ini, kami di Sunge Bengaras menaruh harapan besar agar pemerintah daerah maupun pusat segera mengalirkan jaringan listrik yang stabil dan memadai ke seluruh wilayah terpencil di Indonesia.” harapnya

Baca Juga  Ketua DPRD Ketapang Pertanyakan Dana Fantastis Karhutla Kalbar

Ketersediaan pasokan listrik yang layak dinilai sangat dibutuhkan agar tenaga kesehatan dapat bekerja dengan peralatan medis yang lebih lengkap, aman, dan memadai. Selain itu, pasokan listrik yang merata akan membebaskan masyarakat desa dari kesulitan memperoleh penerangan saat membutuhkan layanan kesehatan darurat di malam hari.