
Pontianak, Mood Kalbar – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM memberikan tanggapan terkait pernyataan Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan yang viral beberapa waktu lalu. Sabtu, 11/04/2026.
Sebelumnya, Jagat maya di Kalimantan Barat Khususnya dihebohkan dengan pernyataan Wagub Kalbar terkait permintaan seorang warganet Kalbar kepada KDM untuk menjadi Gubernur Kalbar dalam dua bulan. Celetukan warga tersebut disebabkan kondisi jalan di daerahnya tinggal, di Kabupaten Sintang amat memperihatinkan.
“Jika minta Kang Dedi Mulyadi mampu menjadi Gubernur Kalbar dengan anggaran enam triliun, akan saya cium lututnya.” ujarnya.
Pernyataan itu disampaikan Krisantus saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Sintang tahun 2027, Kamis (9 April 2026).Ia menilai perbandingan antara Kalimantan Barat dan Jawa Barat tidak tepat, mengingat perbedaan signifikan dari sisi anggaran dan luas wilayah.
Ia menjelaskan, Provinsi Jawa Barat memiliki luas sekitar 43 ribu kilometer persegi dengan APBD mencapai Rp31 triliun. Sementara Kalimantan Barat memiliki luas sekitar 171 ribu kilometer persegi atau lebih dari satu kali Pulau Jawa, namun hanya memiliki luas sekitar 171 ribu kilometer persegi atau lebih dari satu kali pulau Jawa, namun hanya ditopang APBD sekitar Rp 6 triliun.
Menurut Krisantus, perbedaan kapasitas fiskal dan kondisi geografis membuat beban pembangunan di Kalbar jauh lebih berat. Semakin luas wilayah, maka biaya pembangunan, termasuk infrastruktur dasar seperti jalan dan listrik, juga semakin besar.
Menanggapi tantangan viral tersebut, Dedi Mulyadi dalam unggahan videonya menyikapi dengan tenang dan santun, menurutnya tidak ada maksud untuk membanding-bandingkan antar wilayah. Apa yang dilakukan di Jawa Barat adalah sesuai dengan proporsinya sebagai Gubernur.
”Buat Pak Wakil Gubernur Kalimantan Barat, terima kasih atas tantangannya. Mohon maaf saya selama ini melaksanakan kegiatan pembangunan di Jawa Barat, tidak ada maksud untuk dibandingkan dengan daerah lain.” tanggapnya.
Ia juga memahami kondisi di setiap daerah yang memiliki tantangan tersendiri, serta persoalan fiskal yang betapa beratnya daerah dengan luas yang seluas Kalimantan Barat dengan keterbatasan fiskal. Namun, ia juga berharap kepada para pemimpin untuk dapat saling bekerja dengan tulus demi memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakatnya.
”Untuk itu, mari kita bersama-sama terus melangkah untuk memberikan pelayanan terbaik bagi kepentingan masyarakat. But Pak Wagub, semoga sehat dan bahagia selalu.” tutup KDM.

