
Mood Kalbar – Adidas resmi memperkenalkan Trionda sebagai bola resmi Piala Dunia 2026. Menariknya, bola yang akan digunakan dalam turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut menjadi sorotan pecinta bola karena buatan Indonesia.
Meski gagal masuk negara peserta FIFA World Cup 2026, temuan tersebut ramai dibahas di media sosial dan memunculkan kebanggaan tersendiri. Pasalnya, produk yang digunakan dalam ajang olahraga paling bergengsi di dunia itu diduga diproduksi di Indonesia.
Adidas Trionda Jadi Simbol Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah FIFA. Untuk pertama kalinya, turnamen ini diikuti 48 negara dan digelar di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Sebagai bagian dari identitas turnamen, Adidas memperkenalkan Trionda dengan desain yang terinspirasi dari ketiga negara penyelenggara. Nama Trionda berasal dari gabungan kata “Tri” yang merujuk pada tiga tuan rumah dan “Onda” yang berarti gelombang dalam bahasa Spanyol.
Desain bola tersebut menggabungkan warna merah, hijau, dan biru. Masing-masing mewakili Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.
Teknologi Pintar dalam Adidas Trionda
Adidas tidak hanya menghadirkan desain baru pada Trionda. Bola ini juga dibekali teknologi Connected Ball yang mampu mengirimkan data secara real-time ke sistem Video Assistant Referee (VAR).
Sensor yang tertanam di dalam bola dapat melacak posisi, kecepatan, hingga sentuhan bola selama pertandingan berlangsung. Teknologi tersebut membantu wasit mengambil keputusan secara lebih cepat dan akurat, terutama dalam situasi offside maupun insiden krusial lainnya.
Selain membantu perangkat pertandingan, data yang dihasilkan juga dapat dimanfaatkan untuk analisis performa pemain dan statistik pertandingan.
Karena menggunakan perangkat elektronik, Trionda dilengkapi baterai internal yang mampu bertahan selama beberapa jam penggunaan pertandingan.
“Made in Indonesia” Jadi Sorotan
Di tengah peluncuran Adidas Trionda, perhatian publik Indonesia justru tertuju pada label “Made in Indonesia” yang terlihat pada permukaan bola.
Jika benar diproduksi di Indonesia, hal ini menunjukkan kemampuan industri manufaktur nasional dalam memenuhi standar tinggi yang ditetapkan Adidas dan FIFA.
Indonesia memang dikenal sebagai salah satu basis produksi berbagai produk olahraga global. Sejumlah merek internasional telah lama memproduksi sepatu, pakaian olahraga, hingga perlengkapan sepak bola di berbagai pabrik dalam negeri.
Keberadaan tulisan tersebut menjadi simbol bahwa produk buatan Indonesia mampu menembus panggung olahraga dunia dan hadir dalam ajang sebesar Piala Dunia.
Melanjutkan Tradisi Bola Ikonik Piala Dunia
Trionda melanjutkan tradisi panjang Adidas sebagai penyedia bola resmi Piala Dunia sejak 1970. Sebelumnya, Adidas telah melahirkan sejumlah bola ikonik seperti Telstar, Tango, Azteca, Fevernova, Teamgeist, Jabulani, Brazuca, Telstar 18, hingga Al Rihla.
Dengan desain khas tiga negara tuan rumah serta dukungan teknologi mutakhir, Trionda diprediksi menjadi salah satu bola paling revolusioner dalam sejarah Piala Dunia.








