Kompetisi Liga 4 zona Kalimantan Barat 2026 telah resmi berakhir, namun nama Apriadli masih menjadi buah bibir di kalangan pencinta sepak bola lokal. Sabtu, 14/02/2026
Pemain muda berbakat asal Kabupaten Sambas ini secara mengejutkan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik (Best Player) setelah membawa Persiwah Mempawah tampil dominan sepanjang musim.
Perjalanan Menuju Puncak Keputusan manajemen Persiwah Mempawah untuk merekrut talenta dari “Bumi Serambi Mekkah” (Sambas) terbukti menjadi langkah jenius. Apriadli, yang dikenal dengan kecepatan dan visi bermainnya yang tajam, langsung menyatu dengan skema permainan tim berjuluk Laskar Bestari tersebut.
Sepanjang turnamen, Apriadli bukan hanya menjadi motor serangan, tetapi juga penentu kemenangan di saat-saat krusial. Konsistensinya di lini tengah dan depan membuatnya unggul dari nominasi pemain berbakat lainnya di liga.
”Gelar ini bukan hanya untuk saya, tapi untuk seluruh masyarakat Mempawah yang menerima saya dengan hangat, dan tentu saja untuk keluarga saya di Sambas,” ujar Apriadli saat sesi wawancara usai penyerahan trofi.
Kemenangan ini membawa angin segar bagi sepak bola Kalimantan Barat. Dengan performa gemilang di Liga 4, banyak pengamat memprediksi Apriadli akan segera dilirik oleh klub-klub dari kasta liga yang lebih tinggi di level nasional.
Keberhasilan Apriadli juga membuktikan bahwa talenta lokal dari daerah, seperti Sambas, memiliki kualitas bersaing jika diberikan panggung dan pembinaan yang tepat oleh klub seperti Persiwah Mempawah.

