
Di malam kesembilan Bulan Ramadhan, Kota Pontianak tampak meriah oleh pernak-pernik lampion merah yang menggantung cantik di sepanjang jalan Diponegoro. Suasana hangat menyelimuti warga yang memadati kawasan festival. Uniknya, kemeriahan Festival Cap Go Meh tahun ini dimulai tepat setelah jamaah Muslim menyelesaikan ibadah Sholat Tarawih. Rabu, 25/02/2026
Penyelenggara menjadwalkan atraksi replika naga raksasa pada malam tersebut semata untuk menghormati umat Islam yang sedang menjalankan ibadah Tarawih di bulan suci Ramadhan. Begitu suara tadarus mulai terdengar sayup, liukan naga yang lincah segera menyapa pandangan ribuan penonton yang sudah sabar menanti.
Atraksi naga tersebut menandai pembukaan rangkaian perayaan Cap Go Meh di Pontianak, Kalimantan Barat. Para pemain naga yang didominasi pemuda setempat menunjukkan kebolehan mereka dalam menggerakkan badan naga mengikuti irama tabuhan drum dan simbal yang bersemangat.
Salah satu pengunjung, Baihaki (30), mengungkapkan kekagumannya terhadap pengaturan waktu acara tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi panitia yang menunggu waktu Tarawih selesai sebelum memulai keramaian. Ini adalah bukti nyata bahwa di Pontianak, toleransi bukan sekadar kata-kata, melainkan tindakan nyata yang menyatukan kita semua,” ujarnya di lokasi acara
Senada dengan hal tersebut, perwakilan komunitas budaya setempat menekankan pentingnya menjaga tradisi di tengah perbedaan. Kalbar memang terkenal dengan etnis Tionghoa, Dayak, dan Melayu yang hidup berdampingan secara damai.
“Atraksi naga ini bukan hanya ritual budaya satu etnis, melainkan pesta rakyat yang mempererat silaturahmi antarwarga. Kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa perbedaan jadwal ibadah dan perayaan justru memperkaya warna kehidupan sosial kami di Kalimantan Barat,” tegas juru bicara penyelenggara.
Hingga larut malam, warga masih terus berdatangan untuk berswafoto di bawah lampion dan menyaksikan penampilan seni lainnya. Festival ini rencananya akan terus berlangsung dengan berbagai agenda kebudayaan yang tetap mengedepankan nilai-nilai toleransi dan kenyamanan bersama.

