
Jagat maya baru-baru ini dihebohkan oleh unggahan seorang pengguna media sosial bernama @amamhenna membagikan pengalaman kurang menyenangkan saat menyantap makanan di salah satu warung makan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Minggu, 29/02/2026
Dalam unggahan tersebut, ia memperlihatkan seekor ulat yang tergeletak di pinggir piring nasi. Kejadian ini dialami korban saat ia selesai bertugas sebagai perias pengantin (henna artist) paska tiga hari setelah lebaran Idul Fitri. Melalui keterangan videonya, ia menyebut ulat tersebut sebagai “toping tambahan” yang tidak diinginkan, dibarengi dengan emotikon sedih sebagai ungkapan rasa kecewanya terhadap standar kebersihan warung tersebut.
“Dapat toping tambahan ulat di salah satu warung makan di Pontianak, waktu nge-henna pengantin huhu.” unggahnya. Unggahan ini langsung memicu reaksi beragam dari netizen. Sebagian besar warga Pontianak menyayangkan rendahnya pengawasan kebersihan di rumah makan, sementara yang lain mendesak pemilik usaha untuk lebih teliti dalam mengolah bahan baku makanan sebelum menyajikannya kepada pelanggan.
“Sepiring sama ayank ❌. Sepiring sama ulat ✅” komentar salah satu netizen.
“Dapat sayur asam toping cicak juga pernah aku di daerah Tanjung Pura.” tambah komentar netizen lainnya
Demi menjaga nama baik usaha tersebut, pengunggah enggan menyebutkan nama tempatnya, ia hanya memberikan kisi-kisi wilayah yakni di daerah Kota Baru, Pontianak.
Kejadian menjadi pengingat sekaligus peringatan bagi setiap pelaku usaha kuliner khusunya untuk menjaga bahkan mencuci bahan makanan dengan bersih dan memastikan seluruh proses penyajian higienis guna menjaga kepercayaan serta kesehatan konsumen.

