
SINTANG – Masyarakat di pelosok Desa Mandiri Jaya, Kecamatan Kelam Permai, masih menjalani keseharian dengan kesederhanaan yang hangat. Namun, kehangatan itu berubah menjadi tantangan setiap kali senja turun. Selasa, 31/03/2026.
Kegelapan masih menyelimuti pemukiman warga Desa Mandiri Jaya, memaksa mereka bergantung pada sumber energi terbatas. Gunakan penerangan seadanya.
Anak-anak sekolah harus berjuang menyelesaikan tugas di bawah temaram lampu minyak atau cahaya senter.
Kondisi ini secara langsung menghambat proses belajar, memangkas peluang usaha kecil, dan membengkakkan beban biaya rumah tangga karena warga harus membeli bahan bakar hampir setiap harinya untuk menghidupkan generator.
Dilansir dari transkapuas, Kepala Desa Mandiri Jaya, Florensius Along, menegaskan kembali harapan besar warganya. Ia mendesak agar Perusahaan Listrik Negara (PLN) segera menyambungkan aliran listrik ke empat dusun yang hingga kini masih terisolasi dari layanan energi resmi.
Keempat wilayah tersebut meliputi:
• Dusun Sungai Manyam Kapuas 1
• Dusun Sungai Manyam Kapuas 2
• Dusun Sungai Manyam Kapuas 3
• Dusun Pintas
“Kehidupan sehari-hari dan potensi pembangunan di desa kami belum berkembang optimal karena akses listrik yang belum menjangkau dusun-dusun ini,” ujar Florensius.
Listrik Sebagai Penggerak Kualitas Hidup
Florensius mengingatkan bahwa listrik bukan sekadar alat penerang malam hari, melainkan kunci utama untuk meningkatkan kualitas hidup warga di berbagai sektor:
Pendidikan: Listrik memungkinkan anak-anak belajar dengan waktu yang lebih fleksibel, mengakses materi daring, dan memanfaatkan perangkat elektronik pendukung pendidikan.
Kesehatan: Aliran listrik akan menunjang operasional Posyandu dan Puskesmas Pembantu, terutama untuk menyimpan obat-obatan di lemari pendingin serta memberikan layanan darurat pada malam hari.
Ekonomi Lokal: Kehadiran energi listrik ini akan membuka peluang bagi warga untuk mengolah hasil pertanian dan perikanan skala rumah tangga. Dengan listrik, warga dapat mengemas produk lokal agar memiliki daya jual dan nilai tambah yang tinggi sebelum memasarkannya.
Masyarakat Desa Mandiri Jaya kini menunggu langkah nyata dari pemerintah dan PLN untuk mewujudkan impian mereka: menikmati kemerdekaan energi yang merata.

