
Pontianak – Viralnya video kritikan seorang warga terkait Jalan rusak di daerah SP3, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat menuai beragam reaksi, salah satunya dari Gubernur Kalbar, Ria Norsan. Sabtu, 03/04/2026.
Saat ditemui di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat, pada 01 Maret 2026, ia merespon dengan menerima baik atas kritikan tersebut. Namun menurutnya, dibalik viralnya video tersebut, Norsan meyakini ada pemain yang sengaja ingin menyudutkan Gubernur.
“Materi kritik yang disampaikan mereka, menurut saya, bukan masalah Jalan sebenarnya, ada pesan moril di situ yang ingin disampaikan kepada masyarakat adalah menyudutkan Gubernur. Dan itu pasti ada pemainnya.” ujarnya.
Ia juga menambahkan jika urusan jalan tersebut sudah selesai. Bupati Sintang sudah menghubunginya seraya meminta maaf dan berjanji akan segera memperbaiki. ”Kalau masalah Jalan sudah selesai. Pak Bala (Bupati Sintang) sudah meminta maaf ‘ini kesalahan saya’ kata Pak Bupati. Cuma ini terus digulirkan.” tutupnya.
Dilansir dari rri.co.id, Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, mengakui bahwa ruas jalan tersebut memang dalam kondisi rusak berat dan berstatus sebagai jalan kabupaten. Ia menyebut telah melakukan konfirmasi langsung, termasuk berkomunikasi dengan Gubernur Kalimantan Barat terkait kondisi tersebut.
“Terkait jalan Bedayan Sepauk, saya sudah melakukan konfirmasi, bahkan saya juga menelepon Pak Gubernur Kalbar. Saya juga menyampaikan permohonan maaf. Mungkin ini berawal dari konten anak-anak, tetapi kenyataannya memang jalan tersebut dalam kondisi rusak parah, dan itu saya akui,” ujar Bala.
Ia juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang telah berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat. Dari komunikasi tersebut, pihak BPJN memberikan respons yang dinilai positif dan membuka peluang agar perbaikan jalan tersebut bisa diprioritaskan.
“Untuk kerusakan jalan itu, kami sudah berkomunikasi dengan BPJN Kalimantan Barat, dan tanggapan mereka cukup baik. Ada kemungkinan untuk diprioritaskan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Pemkab Sintang diminta untuk menyiapkan peta jalan serta rencana komprehensif terkait penanganan ruas tersebut, termasuk panjang dan lebar jalan yang akan diperbaiki.

