
Pontianak, Mood Kalbar – Nama Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, belakangan ini menjadi pusat perhatian publik. Hal ini bermula dari pernyataannya yang viral di media sosial hingga memicu gelombang perbandingan antar tokoh pemimpin daerah. Polemik ini bahkan sempat memancing respons langsung dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Menanggapi “kebisingan” tersebut, Krisantus akhirnya angkat bicara secara lugas di sela-sela kegiatannya memimpin apel pagi di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kalbar, Senin (13/4/2026). Pernyataan ini sekaligus menjadi jawaban telak atas berbagai spekulasi yang berkembang di masyarakat.
“Terkait statemen saya waktu itu, saya tidak peduli. Mau jangan membanding-bandingkan dengan siapapun, saya gak peduli. Apapun keadaannya saya gak peduli,” ujar Krisantus dengan nada tegas.”
Krisantus berharap para calon ASN ini mampu menjadi motor penggerak pembangunan di daerah, terutama dalam menjawab tantangan pelayanan publik yang kian dinamis di masa depan.
Ia menekankan bahwa fokus utamanya saat ini hanyalah bekerja untuk masyarakat Kalimantan Barat, tanpa terpengaruh oleh kebisingan politik atau penilaian subjektif pihak lain.
“Intinya saya akan tetap ada untuk Kalimantan Barat. Itu saja,” pungkasnya menutup pernyataan.
Pernyataan Wagub Kalbar ini seolah menegaskan garis kepemimpinannya yang apa adanya. Di satu sisi, ia sangat menaruh perhatian pada kualitas SDM aparatur daerah melalui BPSDM, namun di sisi lain, ia menunjukkan sikap teguh untuk tetap fokus pada pengabdian tanpa perlu menghiraukan perbandingan-perbandingan yang dianggapnya tidak relevan.
