
Pontianak, Mood Kalbar – Suasana haru dan bahagia menyelimuti kedatangan jemaah haji asal Kota Pontianak, Kalimantan Barat, saat menginjakkan kaki di Jeddah. Di antara rombongan jemaah dewasa, sosok gadis cilik bernama Akila Mumtaza Ayuni mendadak mencuri perhatian lewat sebuah video wawancara di media sosial.
Remaja yang baru duduk di bangku kelas 7 SMP ini menunaikan ibadah haji untuk menggantikan posisi almarhum sang ayah yang telah berpulang.
Menunggu Sejak Akila Usia Lima Bulan
Sang ibu, Erna Suryanti, menceritakan perjuangan panjang keluarganya untuk bisa berangkat ke Tanah Suci. Erna mengungkapkan bahwa ia dan suaminya sudah mendaftarkan Akila sejak sang anak masih bayi berumur lima bulan.
“Waktu kami daftarkan haji, anak saya ini baru berusia lima bulan,” kenang Erna yang sehari-hari bekerja di Bank BRI Syariah tersebut.
Keluarga ini harus melewati masa tunggu yang sangat panjang, yaitu selama 13 tahun, sebelum akhirnya memperoleh kepastian jadwal keberangkatan pada musim haji tahun 2026 ini.
Gantikan Sang Ayah yang Wafat
Namun, takdir berkata lain menjelang keberangkatan mereka. Sang suami tercinta justru berpulang ke rahmatullah pada bulan Desember kemarin dalam usia 51 tahun, tepat beberapa bulan sebelum mimpi mereka ke Tanah Suci terwujud.
Kehilangan sang kepala keluarga tentu menjadi pukulan berat. Sesuai aturan pelimpahan porsi haji, Akila kemudian maju menggantikan posisi almarhum ayahnya untuk mendampingi sang ibu.
Saat mengenakan seragam jemaah haji lengkap dengan syal kuning bertuliskan “Pontianak Indonesia”, Akila tidak bisa menyembunyikan perasaan campur aduknya setelah mendarat di bandara.
”Perasaannya senang, tapi mendebarkan juga,” tutur Akila sambil melempar senyum lebar di depan kamera.
