logo

The Perspective Of Kalimantan Barat

Iklan
Memuat Hari & Tanggal...
Kembali Kategori: Kubu Raya

Menilik Kembali Lahirnya Kabupaten Kubu Raya pada 17 Juli

Muhammad Rizki 17 Juli 2026
Bagikan:
kubu raya

Hari ini, Jumat, 17 Juli 2026, Kabupaten Kubu Raya resmi memperingati hari jadinya yang ke-19. Kubu Raya kini menjelma menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kalimantan Barat dengan potensi maritim, pertanian, dan bandar udara internasionalnya.


Namun, di balik kemajuan pesat yang kita rasakan saat ini, ada perjuangan panjang dan catatan sejarah mendalam yang melandasi berdirinya kabupaten “Menanjak” ini. Bagaimana asal-usul dan sejarah terbentuknya Kabupaten Kubu Raya?

Asal-usul Nama dan Jejak Kerajaan Kubu

Secara historis, nama “Kubu Raya” merujuk erat pada keberadaan Kerajaan Kubu, sebuah kerajaan bercorak Islam yang berdiri pada abad ke-18 (sekitar tahun 1772 Masehi). Pendiri kerajaan ini adalah Syarif Idrus Al-Idrus, seorang ulama dan bangsawan keturunan Arab Hadramaut yang juga memiliki hubungan kekerabatan dengan Kesultanan Kadriyah Pontianak.

Syarif Idrus membangun pemukiman di kawasan muara Sungai Terentang yang kemudian berkembang menjadi pusat perdagangan yang ramai bernama Kubu. Wilayah ini terkenal dengan ketahanan masyarakatnya dan letaknya yang strategis dalam jalur lalu lintas air di masa lampau.

Perjuangan Pemekaran: Lepas dari Kabupaten Pontianak

Sebelum berdiri sendiri sebagai daerah otonom, seluruh wilayah Kubu Raya merupakan bagian dari wilayah administratif Kabupaten Pontianak (yang kini telah berganti nama menjadi Kabupaten Mempawah).
Mengingat wilayah Kabupaten Pontianak saat itu sangat luas dan terpisah oleh bentang alam sungai serta lautan, masyarakat di wilayah hilir kerap mengalami kendala dalam mengakses pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur yang merata.

Baca Juga  Seorang Guru SD di Landak Ditemukan Meninggal, Ini Penyebabnya

Kondisi tersebut mendorong para tokoh masyarakat, pemuda, akademisi, dan politisi lokal untuk membentuk Komite Perjuangan Pembentukan Kabupaten Kubu Raya (KPP-KKR). Mereka memperjuangkan pemekaran wilayah demi mempercepat pembangunan dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

2007 Kubu Raya Resmi Berdiri

Perjuangan gigih masyarakat akhirnya membuahkan hasil manis pada pertengahan tahun 2007. Pemerintah Republik Indonesia secara resmi mengesahkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2007 tentang Pembentukan Kabupaten Kubu Raya di Provinsi Kalimantan Barat.

Undang-undang tersebut ditandatangani pada tanggal 17 Juli 2007, yang kemudian disepakati secara legal formal sebagai Hari Jadi Kabupaten Kubu Raya.


Kabupaten baru ini berdiri dengan membawahi 9 kecamatan awal, yaitu:

  1. Sungai Raya (sebagai pusat ibu kota kabupaten)
  2. Sungai Kakap
  3. Sungai Ambawang
  4. Kuala Mandor B
  5. Rasau Jaya
  6. Kubu
  7. Terentang
  8. Batu Ampar
  9. Teluk Pakedai

Penjabat Bupati pertama, Kamarussamad, memimpin masa transisi pemerintahan sebelum akhirnya pasangan muda Muda Mahendrawan dan Andreas Muhrotien memenangkan Pilkada langsung pertama dan meletakkan fondasi pembangunan daerah dengan jargon terkenal “Menanjak”.

Kubu Raya Hari Ini: Magnet Investasi Kalbar

Memasuki usia ke-19 pada tahun 2026 ini, Kabupaten Kubu Raya terus membuktikan taringnya sebagai wilayah yang paling dinamis di Kalimantan Barat. Kehadiran Bandara Internasional Supadio di Sungai Raya, berkembangnya kawasan pergudangan industri di Sungai Ambawang, serta lumbung padi di Sungai Kakap menjadikan kabupaten ini sebagai motor penggerak utama kemajuan daerah.
Selamat Hari Jadi Kabupaten Kubu Raya! Semoga terus menanjak, harmonis, dan membawa kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya.

Baca Juga  BMKG Sebut Beberapa Daerah di Kalbar Alami El Nino Lebih Cepat