
Sekadau, Mood Kalbar – Teka-teki mengenai nasib helikopter jenis H130 yang sempat dilaporkan hilang kontak akhirnya terjawab dengan kabar duka. Tim SAR Gabungan yang berhasil mencapai titik lokasi jatuhnya bangkai helikopter mengonfirmasi bahwa seluruh penumpang dan awak pesawat ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Insiden tragis ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban, mengingat helikopter tersebut mengangkut delapan orang saat melakukan penerbangan terakhirnya.
Pihak berwenang di lapangan memastikan bahwa pencarian yang dilakukan sejak laporan hilang kontak telah membuahkan hasil, namun bukan hasil yang diharapkan. Kondisi medan yang sulit dan kerusakan fisik helikopter yang cukup parah membuat peluang keselamatan penumpang menjadi nihil.
“Seluruh korban meninggal dunia. Jumlahnya benar, 8 orang,” ujar salah satu anggota tim SAR yang berada di garis depan pencarian, Kamis (16/4/2026).
Pernyataan tersebut sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai jumlah manifes dan kondisi terkini dari para penumpang yang berada di dalam heli H130 tersebut.
Meskipun lokasi dan kondisi korban sudah diketahui, proses pengangkatan atau evakuasi jenazah tidak dapat dilakukan secara instan. Faktor alam menjadi hambatan utama bagi tim di lapangan.
Kegelapan malam yang menyelimuti lokasi jatuhnya pesawat serta medan yang terjal membuat operasi penyelamatan sangat berisiko jika dipaksakan pada malam ini.
“Proses evakuasi akan dilanjutkan besok pagi dikarenakan ada kendala gelap di malam hari, sembari menyiapkan alat untuk operasi besok (17/4/26),” tambah petugas tersebut.
Saat ini, Tim SAR Gabungan bersama instansi terkait sedang melakukan koordinasi intensif untuk menyiapkan alat berat dan peralatan evakuasi khusus. Petugas dilapangan akan mencari titik aman di atas bukit untuk melamjutkan proses evakuasi esok hari.
