
Pontianak, Mood Kalbar– Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Barat, Windy Prihastari, S.STP, M.Si, resmi mengemban amanah baru sebagai Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kalimantan Barat untuk masa bakti 2026–2031. Pengukuhan ini menjadi babak baru dalam upaya penguatan sinergi penanggulangan kanker di bumi Khatulistiwa. Sabtu, 18/04/2026
Prosesi pengukuhan dilaksanakan secara serentak, baik secara nasional maupun daring, dipimpin langsung oleh Ketua Umum YKI Pusat, Prof. Dr. dr. Aru Wisaksono Sudoyo. Momentum ini merupakan bagian dari langkah strategis pusat dalam memperkuat peran YKI di seluruh pelosok daerah.
Dalam keterangannya, Windy Prihastari menekankan bahwa amanah ini bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab besar untuk meningkatkan kepedulian masyarakat. Fokus utamanya ke depan adalah memperkuat kolaborasi lintas sektor agar deteksi dini dan penanganan kanker di Kalimantan Barat dapat lebih optimal.
“Momentum ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta meningkatkan kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam upaya penanggulangan kanker,” tulis keterangan resmi dari Keluarga Besar BPSDM Kalbar.
Keluarga Besar BPSDM Provinsi Kalimantan Barat turut memberikan ucapan selamat dan sukses atas pelantikan tersebut. Mereka meyakini bahwa dedikasi yang selama ini ditunjukkan Windy dalam membangun kualitas ASN di Kalbar akan membawa dampak positif serupa bagi dunia kesehatan masyarakat.
“Semoga amanah yang diemban dapat dijalankan dengan penuh dedikasi dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” tutup pesan dukungan tersebut.
Dengan resminya kepemimpinan baru ini, masyarakat Kalimantan Barat menaruh harapan besar pada program-program inovatif yang akan diluncurkan YKI Kalbar. Kehadiran sosok pemimpin yang enerjik dan fokus pada pengembangan sumber daya manusia diharapkan mampu memberikan pendampingan yang lebih humanis dan aksesibilitas pengobatan yang lebih baik bagi para penderita kanker di Kalbar.
