
Pontianak, Mood Kalbar – Gema talbiyah memenuhi ruang aula Asrama Haji Pontianak saat ratusan jamaah calon jamaah haji Provinsi Kalimantan Barat bersiap melangkahkan kaki menuju perjalanan spiritual paling suci dalam hidup mereka. Pada Selasa (5/5/2026), sebanyak 157 jamaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 14 memulai persiapan keberangkatan. Seluruh jamaah dalam rombongan ini berasal dari Kota Singkawang dan menjadi representasi gelombang keberangkatan bagi wilayah tersebut pada musim haji 1447 H/2026 M.
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kalimantan Barat menjadwalkan pesawat yang membawa rombongan ini mengangkasa tepat pada pukul 19.00 WIB melalui Bandara Internasional Supadio. Dalam skema perjalanan yang telah disusun, maskapai penerbangan akan membawa para jamaah untuk melakukan transit terlebih dahulu di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam. Di titik transit ini, petugas akan melakukan pengecekan akhir terhadap kesiapan fisik dan dokumen seluruh jamaah sebelum mereka menempuh penerbangan panjang lintas benua menuju Arab Saudi.
Persiapan di Asrama Haji
Sejak dini hari, para petugas di Asrama Haji Pontianak telah menunjukkan kesibukan yang luar biasa. Mereka mengoordinasikan pengangkutan koper, membagikan paspor, hingga memastikan gelang identitas terpasang dengan benar pada lengan setiap jamaah. Para petugas kesehatan juga aktif melakukan observasi terakhir untuk menjamin bahwa 157 warga Singkawang tersebut dalam kondisi prima sebelum memasuki kabin pesawat.
Jamaah yang didominasi pakaian seragam batik haji berwarna biru tersebut tampak memadati kursi-kursi di aula utama. Mereka menyimak dengan saksama setiap instruksi teknis yang diberikan oleh pemandu haji mengenai prosedur keselamatan penerbangan dan tata cara ibadah selama berada di pesawat. Energi positif dan haru menyelimuti ruangan, menciptakan atmosfer kekeluargaan yang kental di antara sesama calon tamu Allah.
Pengaturan Jadwal Daerah Lain
Selain menangani rombongan dari Kota Singkawang, PPIH Kalimantan Barat juga tengah mengelola jadwal kedatangan jamaah dari kabupaten dan kota lain di Kalimantan Barat. Panitia telah menyusun jadwal kedatangan dari daerah asal masing-masing secara sistematis agar tidak terjadi penumpukan di asrama. Pengaturan ini disusun untuk menjaga kenyamanan jamaah lansia yang membutuhkan waktu istirahat lebih banyak sebelum terbang.
Melalui koordinasi yang ketat antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, dan pihak maskapai, proses keberangkatan Kloter 14 ini diharapkan menjadi standar bagi kloter-kloter selanjutnya.
Dengan keberangkatan ini, masyarakat Kalimantan Barat turut mendoakan agar 157 jamaah asal Singkawang tersebut diberikan kelancaran selama masa transit di Batam hingga tiba di tanah suci. Semua pihak berharap agar seluruh rombongan dapat menunaikan rukun dan wajib haji dengan sempurna, tetap menjaga kesehatan di tengah perbedaan cuaca yang ekstrem, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.
