
Sambas, Mood Kalbar – Kisah pilu menimpa seorang suami di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, bernama Feryansyah (36 tahun). Niat hati melepas rindu setelah berjuang mengadu nasib sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia, Feryansyah justru harus menelan kenyataan pahit saat mendapati rumahnya kosong melompong. Sang istri tiba-tiba pergi meninggalkan rumah bersama anak mereka yang masih berusia 5 tahun sejak tanggal 13 Oktober 2025 lalu.
Bermula dari Kabar Miring di Kampung HalamanBerdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa menyedihkan ini bermula ketika Feryansyah mengirimkan sejumlah uang dari Malaysia untuk mencukupi kebutuhan keluarga di kampung halaman. Namun, tidak lama setelah menerima kiriman uang tersebut, Feryansyah justru mendapat kabar mengejutkan dari kampung bahwa sang istri sering keluar dari rumah tanpa izin darinya selaku suami sah.
Mendengar kabar yang mengganjal pikiran tersebut, Feryansyah langsung mengambil keputusan besar untuk segera pulang ke kampung halaman demi membenarkan informasi yang ia peroleh. Sayangnya, begitu menapakkan kaki di rumah, keberadaan anak dan istrinya sudah tidak ada lagi di tempat.
”Saat tiba di kampung, dia sudah tidak ada. Saya datangi rumah orang tuanya, cuma mereka juga tidak mengetahui keberadaan istri dan anak saya ini,” ujar Feryansyah dengan nada pilu kepada redaksi moodkalbar.com, Sabtu (23/05/2026).
Tempuh Jalur Hukum dan Lapor ke Polsek Sambas
Merasa langkahnya buntu setelah mencari ke berbagai tempat tanpa hasil, Feryansyah akhirnya memilih menempuh jalur hukum. Ia mendatangi Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Sambas pada hari Senin, 27 April 2026 pagi untuk membuat laporan resmi terkait hilangnya sang istri. Saat ini, Polsek Sambas tengah mengusut intensif laporan mengenai hilangnya warga bernama Suriati (38 tahun) tersebut.
“Ayo Pulang, Kita Berkeluarga Bukan untuk Main-Main”
Feryansyah menaruh harapan besar agar pihak kepolisian dan seluruh lapisan masyarakat dapat membantu menemukan keberadaan anak dan istri tercintanya. Melalui media ini, ia juga menyelipkan pesan mendalam dan berharap agar sang istri segera sadar dan pulang jika melihat informasi ini.
“Ayo pulang. Karena kita nikah berkeluarga bukan untuk main-main. Hanya Allah-lah yang bisa atur ajal, jodoh, maut. Setiap manusia pasti ada ujian masing-masing,” harap Feryansyah menutup pembicaraan dengan penuh ketegaran.
Bagi masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaan Suriati (38 tahun) bersama anak laki-lakinya yang berusia 5 tahun, diharapkan dapat segera menghubungi pihak kepolisian terdekat atau langsung memberikan informasi ke redaksi Mood Kalbar.
