
Mooda-Moodie Kalimantan Barat sudah tahu belum, bahwa konsumsi gula yang berlebihan merupakan pintu masuk bagi berbagai Penyakit Tidak Menular (PTM) yang mematikan? Penyakit seperti diabetes, gangguan ginjal, hingga kanker kini tidak lagi hanya menyerang lansia, tetapi juga mulai mengincar kelompok usia produktif.
Guna menekan angka kematian akibat PTM, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sangat menganjurkan penerapan pola hidup sehat sejak dini melalui pengaturan asupan gula harian.
Berapa Takaran Gula yang Ideal?
Meski gula adalah sumber energi penting, jumlahnya harus sangat dibatasi. Idealnya, konsumsi gula harian hanya boleh memenuhi 5% dari total kalori harian. Agar lebih mudah diterapkan di rumah, berikut adalah panduan maksimal berdasarkan kelompok usia:
- Dewasa: Maksimal 30 gram atau sekitar 7 sendok teh per hari.
- Anak usia 7–10 tahun: Maksimal 24 gram atau 6 sendok teh per hari.
- Anak usia 2–6 tahun: Maksimal 19 gram atau 4 sendok teh per hari.
Cermat Membaca Label Makanan
Jangan terkecoh dengan angka yang tertera di bungkus makanan. Untuk mengetahui total gula yang Anda konsumsi dari produk kemasan, gunakan rumus sederhana berikut:
Gula per Sajian x Jumlah Sajian per Kemasan = Total Gula
Contoh: Jika dalam satu bungkus camilan tertulis kadar gula 5 gram dengan keterangan 3 sajian per kemasan, maka total gula dalam satu bungkus tersebut adalah 15 gram. Artinya, jika Anda menghabiskan satu bungkus itu sendirian, Anda sudah memenuhi 50% dari jatah gula harian orang dewasa.
Mulai dari Dapur Sendiri
Mengurangi gula dalam masakan memang tantangan tersendiri karena sering dianggap merusak rasa. Padahal, banyak bahan makanan sudah memiliki rasa manis alami. Dengan mengurangi tambahan gula secara bertahap, lidah akan mulai terbiasa dan Anda dapat menikmati cita rasa asli makanan tanpa membahayakan kesehatan jantung serta ginjal di masa depan.
Nah, itu dia cara mencegah konsumsi gula harian secara berlebihan. Semoga dengan penjelasan di atas kita jadi semakin bijak untuk menjaga kesehatan.
