
Pontianak, Mood Kalbar – Gas Elpiji nonsubsidi tabung 12 kg kini mengalami kenaikan yang cukup signifikan Berdasarkan penyesuaian harga terbaru, bahkan di beberapa titik wilayah Kaltara harganya kini mencapai angka Rp265.000 per tabung. Masyarakat di wilayah Kalimantan kini harus merogoh kocek lebih dalam untuk memenuhi kebutuhan gas rumah tangga.
Kenaikan ini merupakan bagian dari evaluasi harga pasar global yang berdampak pada distribusi energi di wilayah yang memiliki tantangan logistik cukup tinggi seperti Kalimantan.
Penyesuaian harga ini bergantung pada jarak tempuh distribusi dan biaya logistik ke agen-agen penyalur. Untuk wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan, harga rata-rata di tingkat agen kini berada di kisaran yang bervariasi, namun tetap menunjukkan tren peningkatan.
Kondisi paling mencolok terjadi di wilayah Kalimantan Utara. Jauhnya akses distribusi dan medan yang sulit menyebabkan biaya operasional meningkat, sehingga harga di tingkat konsumen akhir mencapai puncaknya di angka Rp265.000.
Berikut daftar harga terbaru LPG Nonsubsidi 12 kg dan 5 kg untuk wilayah Kalimantan.
Kalimantan Selatan
Bright Gas 12 kg: Rp 238.000
Bright Gas 5 kg: Rp 114.000
Kalimantan Timur
Bright Gas 12 kg: Rp 238.000
Bright Gas 5 kg: Rp 114.000
Kalimantan Utara
Bright Gas 12 kg: Rp 265.000
Bright Gas 5 kg: Rp 124.000
Kalimantan Barat
Bright Gas 12 kg: Rp 238.000
Bright Gas 5 kg: Rp 114.000
Kalimantan Tengah
Bright Gas 12 kg: Rp 238.000
Bright Gas 5 kg: Rp 114.000
Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia angkat bicara soal kenaikan harga LPG 12 kilogram. Bahlil menegaskan bahwa LPG tersebut memang nonsubsidi dan ditujukan untuk golongan mampu. Sehingga ketika terjadi kenaikan harga, Bahlil menilai tidak ada masalah.
“Saya mau tanya, kalau nonsubsidi itu untuk orang kaya atau untuk orang susah? Ya udah orang mampu, kan gini lho bos, negara itu hadir untuk membantu semua rakyat, tetapi prioritasnya itu adalah kepada saudara-saudara kita yang tidak mampu. Kalau yang mampu, ya harusnya dia berkontribusi untuk saling membantu itu aja kok,” ujar Bahlil, Jumat (17/4/26) sebagaimana dikutip dari detikkalimantan.

Bahlil menambahkan bahwa pemerintah menjamin harga LPG subsidi tidak akan naik. Ia merintahkan agar harga LPG 3 kg tetap seperti semula sebagaimana perintah Presiden.
“Kalau yang subsidi tetap (LPG 3 kg). Saya hanya bisa menjamin harga subsidi karena itu adalah perintah Presiden dan perintah juga aturan. Jadi itu ya,” terangnya.
